Rss Feed
Assalamualaikum... hi teman!
Hari ini habis upacara PGRI langsung boleh pulang. Para friendcys punya agenda : jenguk seorang teman, Duma yang habis kecelakaan, astaghfirullah...
Pulang jam 8, trus balik lagi jam 9 di lapangan Lia, Greata, Bella, Dika, Felix, Feri, n Malvina yang masih pake seragam OSIS alias blum pulang plus bu Wiyani, wali kelas. Oya, ada Amalia n Paramita juga yang habis muter2 sekalian beli es, pas mereka dateng (balik maksudnya) langsung deh ke rumah Duma, karena dikirain temen2 yang lain yang rumahnya di utara-utara sana udah pada sampe.
And ngeeeeeeeeeeeng, pada kenceng2 gitu, aduh tapi masa sih Lia bilang itu udah slow.. Pas mau sampe tugu batu, Amal n Mita 'ngejar' Malvina n Lia, woooi "this is not the way to mba Nurul's house!!!"
"haa, emang sapa juga yang mau ke rumah mba Nurul? Mba Nurul (mba bendahara yang bawa buah) n friends palingan udah sampe sana.. kita langsung ke rumah Duma!"
oo ya udah deh, berlanjutlah perjalanan mereka..
Finnaly, sampe juga, fiuuuh.... eh, Duma, ada apa gerangan? tanganmu, kakimu... astaghfirullah, pake acara tabrakan segala sih kamu?
Trus ya salam2an gitu deh ama ibunya Duma, ama Dumanya juga.. Trus dipersilakan masuk sedangkan bu Wiyani ngobrol sama Duma's mum...
Tapi yang bikin bingung, ternyata mba Nurul, pak ket, mba Ria, n d other friency pada blum nongol, hloh? Menyusullah si Felix lekas-lekas, n soon dia balik lagi bersama temen2 (blum semua itu).
Of course ruang tamunya Duma jadi lumayan penuh gitu, yang bikin sebagian temen2 cow ngumpulnya di ruang sebelah ruang tamu (ga tau ruang apa tuh)..
Lalu ya automatically keramaian kami terpecah pas Dewi n Ayu dateng, aduh.. si Ferdy pake acara teriak ke ibunya Duma "mantu buk..!" astaghfirullah o.O... Amal yang tadi udah digosipin (ampe eneg palingan dia) jadi kasian keliatannya...
Then, keramaian tambah menjadi setelah about a half of hour Dira n Ajeng (baru) dateng..
"waa lagi teka, wis, bali yo cah, bali yo..." kalimat yang sebenernya cuma buat bercanda itu kayaknya dianggep beneran ama bu Wiyani. So, baru beberapa detik Dira n Ajeng menginjakkan kaki di rumah Duma, mereka terpaksa dan dengan sangat kecewa langsung balik ke motor cz udah pamit (yang memamitkan bu Wi of course..).
Dalam keadaan yang 'gayeng' dan menggelikan namun sedikit menyedihkan juga itu dapat dirasakan (hiks......) betapa waktu ini akan sangat membuat warga friendcyclone-d miss to each other...
Betapa ini adalah peristiwa yang tentu akan sangat berarti di masa kita selanjutnya...
Semoga setelah lulus nanti, setelah nggak satu sekolah dan satu kelas lagi, warga friendcyclone-d akan tetap menjaga silaturahmi seperti bahkan lebih baik daripada ketika mereka masih satu 'atap'...aamiin..

"Teman, sungguh beruntungnya diriku dapat memilikimu .. Dan tentu sungguh beruntungnya diriku nanti jika silaturahmi yang kita jaga ini akan menjadi sebuah persahabatan sejati yang membawa kita menuju masa depan yang jauh lebih indah daripada masa sekarang dan yang telah kita jalani sebelumnya..."
Friendcyclone-D song : Bunda
(Untuk sahabat-sahabat di kelas 9D)

Tiap nafasku slalu
Mengingat namamu, kawan
Dalam fikir dan di dalam hati
Engkau tak kan pernah terlupa

Bayangmu slalu ada
Dalam suka dan duka
Sahabat yang tlah lama bersama
Mengarungi waktu

* Canda, tawa, dan keluhmu kuingat slalu
Walau kita kan berpisah tetaplah satu

Sahabat-sahabatku
Ku kan slalu mengenangmu
Dalam setiap bait memori
Dirimu tak akan terganti

Meski perih di hati
Karna tak bersama lagi
Ku akan tetap mendoakanmu
Bahagia selalu

(kembali ke reff* )

Oh, kawan ada dan tiada
Dirimu kan selalu ada di dalam hatiku